CSS Syntax

Standard

Syntax bisa diartikan sebagai bentuk kode. Jadi Syntax CSS bisa berarti bentuk kode CSS. Kode CSS berbeda dengan kode HTML. Kode CSS tidaklah sulit.

Contoh syntax CSS. Image from photobucket

Contoh syntax CSS. Image from photobucket

Kode CSS hanya dibagi menjadi 3 bagian, yaitu selector, property, dan value.

selector {
    property : value;
}

Selector adalah elemen HTML yang akan diberikan style. Property adalah atribut dari suatu elemen HTML yang ingin anda tentukan stylenya, sedangkan Value adalah nilai dari atribut tersebut. Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut contoh kodenya:

body {
    background-color:#cccccc;
    font-family: "Calibri", Verdana, Tahoma;
}

Kode CSS diatas bisa berarti elemen body (tag <body>) akan ditampilkan dengan warna background abu-abu (#cccccc adalah kode warna untuk abu-abu), dan pada perintah berikutnya kita menentukan agar elemen body menggunakan font Calibri. Jika font Calibri tidak ada pada komputer user, maka gunakan font Verdana, begitu seterusnya. Penulisan font Calibri menggunakan petik dua adalah karena font Calibri bukan merupakan font standart dalam CSS. Font yang tidak standart dalam CSS sebaiknya diberi tanda petik dua. Font yang namanya terdiri lebih dari satu kata juga harus diberikan tanda petik, misal “Times New Roman”.

Continue reading